• Tentang UGM
  • Pusat IT
  • Dit PUI
  • Dit KA
  • Penelitian
  • Surel
  • Indonesia
    • English
    • Indonesia
Universitas Gadjah Mada Innovative Academy
Direktorat Pengembangan Usaha
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Startup
  • Program
  • Acara
  • berita
  • Tentang Kami
    • Tim Kami
    • Mentor
  • Beranda
  • Berita
  • Innovative Academy Hadirkan Masterclass #3 “Building the Right Product” untuk Kuatkan Fondasi Startup

Innovative Academy Hadirkan Masterclass #3 “Building the Right Product” untuk Kuatkan Fondasi Startup

  • Berita
  • 21 Desember 2025, 08.40
  • Oleh: ia
  • 0

Innovative Academy Hadirkan Masterclass “Building the Right Product” untuk Kuatkan Fondasi Startup

Yogyakarta, 4 Oktober 2025 – Innovative Academy kembali menyelenggarakan program masterclass sebagai bagian dari rangkaian Innovation Challenge 2025. Mengusung tema “Building the Right Product”, kegiatan ini digelar selama satu hari penuh di Gaia Cosmo Hotel Yogyakarta dan diikuti oleh 23 tim startup yang telah terpilih untuk mengikuti program Innovation Challenge batch 2025.

Selama satu hari penuh, peserta diajak untuk memvalidasi kembali problem yang ingin mereka selesaikan, menyusun solution sprint berdasarkan feedback, serta mulai merancang strategi pengembangan produk awal yang layak atau Minimum Viable Product (MVP).

 Pada sesi pertama, kegiatan dimulai dengan para startup membuka kembali dokumen hasil wawancara dengan calon user  dan para expert. Masing-masing startup secara mandiri menelaah temuan tersebut dari sudut pandang mereka, kemudian menuliskan insight, ide solusi, maupun kritik terhadap asumsi awal ke dalam post-it. Semua hasil tersebut dikumpulkan dan disusun dalam feedback museum, sebuah wadah visual yang memudahkan peserta untuk memahami berbagai sudut pandang dari para stakeholder.

Kegiatan ini menjadi momen penting bagi peserta untuk merefleksikan kembali problem statement yang telah mereka definisikan di minggu pertama, sekaligus menguji validitas asumsi tersebut berdasarkan data riset nyata. Dengan pendampingan dari enam fasilitator, peserta juga diberi kesempatan untuk mengidentifikasi potensi blindspot dalam proses riset mereka. Melalui proses ini, peserta mendapatkan wawasan baru yang membantu memperkuat pemahaman mereka terhadap kebutuhan pasar yang sebenarnya.

Sesi kemudian berlanjut dengan penerapan metode Crazy 8 yang dipandu oleh Sebastian Alex Dharmawangsa selaku Program and Curriculum Advisor dari Innovative Academy. Dalam sesi ini, para peserta langsung terlibat aktif dengan menggambar delapan ide “gila” di atas kertas yang telah dibagikan, dalam waktu singkat selama 12 menit. Teknik Crazy 8 ini dirancang untuk mendorong peserta berpikir kreatif tanpa batas, mengeksplorasi berbagai kemungkinan solusi yang inovatif. Dari beragam ide yang dihasilkan, beberapa kemudian dipilih untuk dikembangkan lebih lanjut menjadi solution sketch, yang akan menjadi dasar dalam merancang Minimum Viable Product (MVP) pada sesi selanjutnya.

Agenda di sesi kedua mengangkat topik pengembangan Minimum Viable Product (MVP) yang dibawakan oleh Randy Wicaksono, Founder Ravelware Technology Indonesia. Dalam sesi ini, para peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai konsep dan strategi membangun MVP secara praktis, termasuk bagaimana merintis produk sejak tahap awal tanpa dukungan investor. Randy menekankan pentingnya ketahanan mental, kemampuan beradaptasi, serta keberanian untuk terus bereksperimen sebagai kunci keberhasilan dalam proses pengembangan produk. “Kalau hanya ingin kaya, entrepreneur bukan satu-satunya jalan. Tapi kalau ingin bebas dan mandiri, jadi entrepreneur adalah pilihan yang layak diperjuangkan,” ujarnya saat berbagi pengalaman dan wawasan dengan para peserta.

Ia juga menegaskan bahwa MVP bukan sekadar versi sederhana dari produk akhir, melainkan alat utama untuk menguji asumsi dengan cara yang paling efisien. “Terlalu banyak startup gagal karena terlalu fokus pada menyempurnakan produk sebelum waktunya. Jangan jatuh cinta pada produk, jatuh cintalah pada proses memperbaiki produk dari feedback pengguna pertama,” tambahnya.

Sebagai penutup, peserta menyusun strategi MVP masing-masing menggunakan pendekatan Agile Framework. Startup mulai merancang tahapan pengembangan produk awal, menetapkan prioritas fitur, serta menyusun timeline untuk iterasi dan pengumpulan feedback. Dengan pendekatan yang responsif dan terukur ini, para peserta dibekali kemampuan untuk terus menyempurnakan produk secara berkelanjutan.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, tim startup diberikan kesempatan untuk melakukan sesi mentoring one on one bersama Randy Wicaksono. Sesi ini menjadi peluang bagi para startup untuk mendapatkan masukan lebih mendalam, membahas tantangan spesifik yang mereka hadapi, serta memperkuat strategi pengembangan produk agar lebih tepat sasaran dan siap menghadapi dinamika pasar.

Melalui penyelenggaraan masterclass “Building the Right Product” ini, Innovative Academy berharap para peserta dapat mengembangkan produk yang tidak hanya tepat sasaran, namun juga mampu menjawab tantangan pasar dengan pendekatan yang adaptif dan berkelanjutan. Fokus pada kebutuhan pengguna, keberanian dalam memvalidasi asumsi, dan ketahanan dalam proses iteratif menjadi fondasi penting menuju tahap inkubasi selanjutnya.

Universitas Gadjah Mada

INNOVATIVE ACADEMY
UNIVERSITAS GADJAH MADA
Innovative Academy HUB
EDS Building
Jl. Asem Kranji K6-K7, Kampus UGM, Yogyakarta 55284
Phone: 0813-9330-1436
Email: ia@ugm.ac.id

Find Us Here!

Instagram

Whatsapp

Facebook

Email IA

Tentang Kami

Kami telah memfasilitasi 8,000+ entrepreneur muda dari berbagai kalangan, membantu 1.000+ founder dan co-founder startup untuk membangun 300+ startup.

Layanan

Pre-Inkubasi Startup

Inkubasi Startup

Startup Kami

  • AMX UAV
  • Ruang Halal
  • Inspirasien
  • Wujudkan
  • UICreative.net
  • KulinerKu
  • Kalikesia
  • Asmer
  • etc.

© 2022 DIREKTORAT PENGEMBANGAN USAHA - UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY